<aside> 💡 Notion Tip:

  1. Ketika mengisi data rekanan perhatikan tampilan layar paling pojok kanan jika sudah terisi akan menampilkan warna hijau jika belum berwarna abu-abu

  2. Pastikan kembali nomor Kode Bayar dan VA sudah benar untuk memastikan kebeneran lakukan copy paste

  3. Pastikan sebelum input Nama dan Nomor Rekening sudah mengecek terlebih dahulu melalui CMS

</aside>

A. Daftar Rekanan

  1. Login Akun PPTK

  2. Pengeluaran

  3. Daftar Rekanan

  4. Klik Tambah Rekanan (untuk menambahakan data baru) / Klik Icon Penseil (Untuk mengedit)

  5. Isi Data Secara Lengkap (Lihat ketentuan Pengisian data di bawah)

  6. Konfirmasi

B. Ketentuan Pengisian Data Rekanan

Materi_SIPD-RI_V.jpg

  1. Pada bagian Informasi Umum terkait Nama, NIK, NPWP, Nomor Telepon dan Alamat, pengisiannya sesuai dengan informasi rekanan (Jangan asal isi karena data akan di tarik ke BPD)
  2. Masih pada Informasi Umum, nama Usaha/Jasa/Lainnya di isi dengan Barang/Jasa;
  3. Pada Informasi Rekening → Jenis Rekening silakan Pilih sesuai **Jenis Rekening (cek huruf C)**
  4. Nama Pemilik Rekening di isi degan (Invoice/ CMS/ Rekening Koran/ Buku Tabungan/Surat Tagihan) [SEBELUM ISI CEK TERLEBIH DAHULU MELALUI CMS]
  5. Nomor rekening di isi dengan (Kode Bayar pada Invoice/ Rekening Koran/ Surat Tagihan) [SEBELUM ISI CEK TERLEBIH DAHULU MELALUI CMS]
  6. Nama Bank dipilih sesuai ketentuan
  7. Nama Cabang di isi asal buku tabungan

C. WAJIB Daftar Rekanan (an. TERLAMPIR)

<aside> 💡

Selama ini jika melakukan belanja Honor, Insentif, TPP, Gaji Terusan, Susulan, Penerima banyak orang, dll. Rekanan yang di pilih ada Bendahara Pengeluaran karena di rekening BP mendistribusikan pada banyak orang hal tersebut kurang tepat di sisilain karena faktor sistem keuangan yang sebelumnya.

Mulai H2H SP2D Online d aktifkan, Bendahara Pengeluaran sebagai rekanan untuk belanja Honorarium, TPP, penerima banyak orang, dll. WAJIB di buat Rekanan TERLAMPIR untuk digunakan penerima banyak orang dan belanja GU Tunai

</aside>